Nama-nama Kitab dalam Injil pada penerbitan:
PERJANJIAN LAMA
LAI 1963: LAI 1994:
Kedjadian Kejadian
Keluaran Keluaran
Imamat Orang Lewi Imamat
Bilangan Bilangan
Ulangan Ulangan
Jusak Yosua
Hakim-hakim Hakim-hakim
Rut Rut
Semuil I 1 Samuel
Semuil II 2 Samuel
Raja-raja I 1 Raja-raja
Raja-raja II 2 Raja-raja
Tawarikh I 1 Tawarikh
Tawarikh II 2 Tawarikh
Ezra Ezra
Nehemja Nehemia
Ester Ester
Ajub Ayub
Mazmur (Zabur) Mazmur
Amsal Solaiman Amsal
Alchatib Pengkhotbah
Sjirul'asjar Kidung Agung
Jesaja Yesaya
Jermia Yeremia
Nudub Jermia Ratapan
Jehezkiel Yehezkiel
Daniel Daniel
Hosea Hosea
Joel Yoel
Amos Amos
Obadja Obaja
Junus Yunus
Micha Mikha
Nahum Nahum
Habakuk Habakuk
Zefanja Zefanya
Hadjai Hagai
Zacharia Zakharia
Malakhi Malakhi
DEUTEROKANONIKA
LAI 1963: LAI 1994, LBI 1993:
(tidak tercantum) Tobit
Yudit
Tambahan-tambahan pada
Kitab Ester
Kebijaksanaan Salomo
Yesus bin Sirakh
Barukh
Tambahan-tambahan pada
Kitab Daniel
Kitab Makabe yang pertama
Kitab Makabe yang kedua
PERJANJIAN BARU
LAI 1963: LAI 1994:
Injil: Injil:
Matius Matius
Markus Markus
Lukas Lukas
Jahja Yohannes
Kisah Perbuatan Rasul-rasul Kisah Para Rasul
Surat kiriman Paulus: Surat Paulus:
Kepada orang Rum Kepada Jemaat di Roma
Kepada orang Korintus 1 Kepada Jemaat di Korintus 1
Kepada orang Korintus 2 Kepada Jemaat di Korintus 2
Kepada orang Galatia Kepada Jemaat di Galatia
Kepada orang Efesus Kepada Jemaat di Efesus
Kepada orang Filipi Kepada Jemaat di Filipi
Kepada orang Kolose Kepada Jemaat di Kolose
Kepada orang Tesalonika 1 Kepada Jemaat di Tesalonika 1
Kepada orang Tesalonika 2 Kepada Jemaat di Tesalonika 2
Kepada orang Timotius 1 Kepada Jemaat di Timotius 1
Kepada orang Timotius 2 Kepada Jemaat di Timotius 2
Kepada Titus Kepada Titus
Kepada Pilemon Kepada Filemon
Kepada orang Ibrani Kepada orang Ibrani
Surat kiriman Jakub Surat Yakobus
Surat daripada Peterus 1 Surat Petrus 1
Surat daripada Peterus 2 Surat Petrus 2
Surat daripada Jahja 1 Surat Yohannes 1
Surat daripada Jahja 2 Surat Yohannes 2
Surat daripada Jahja 3 Surat Yohannes 3
Surat kiriman Jehuda Surat Yudas
Wahju kepada Jahja Wahyu kepada Yohannes
Posted in Injil LAI '63 vs '94 on Oktober 12, 2010 by kulinsusu
Nama-nama Kitab dalam Injil pada penerbitan
Posted in PENERBITAN INJIL on Oktober 12, 2010 by kulinsusu
PENERBITAN INJIL
|
|
Nama-nama Kitab dalam Injil pada penerbitan:
PERJANJIAN LAMA
LAI 1963: LAI 1994:
Kedjadian Kejadian
Keluaran Keluaran
Imamat Orang Lewi Imamat
Bilangan Bilangan
Ulangan Ulangan
Jusak Yosua
Hakim-hakim Hakim-hakim
Rut Rut
Semuil I 1 Samuel
Semuil II 2 Samuel
Raja-raja I 1 Raja-raja
Raja-raja II 2 Raja-raja
Tawarikh I 1 Tawarikh
Tawarikh II 2 Tawarikh
Ezra Ezra
Nehemja Nehemia
Ester Ester
Ajub Ayub
Mazmur (Zabur) Mazmur
Amsal Solaiman Amsal
Alchatib Pengkhotbah
Sjirul'asjar Kidung Agung
Jesaja Yesaya
Jermia Yeremia
Nudub Jermia Ratapan
Jehezkiel Yehezkiel
Daniel Daniel
Hosea Hosea
Joel Yoel
Amos Amos
Obadja Obaja
Junus Yunus
Micha Mikha
Nahum Nahum
Habakuk Habakuk
Zefanja Zefanya
Hadjai Hagai
Zacharia Zakharia
Malakhi Malakhi
DEUTEROKANONIKA
LAI 1963: LAI 1994, LBI 1993:
(tidak tercantum) Tobit
Yudit
Tambahan-tambahan pada
Kitab Ester
Kebijaksanaan Salomo
Yesus bin Sirakh
Barukh
Tambahan-tambahan pada
Kitab Daniel
Kitab Makabe yang pertama
Kitab Makabe yang kedua
PERJANJIAN BARU
LAI 1963: LAI 1994:
Injil: Injil:
Matius Matius
Markus Markus
Lukas Lukas
Jahja Yohannes
Kisah Perbuatan Rasul-rasul Kisah Para Rasul
Surat kiriman Paulus: Surat Paulus:
Kepada orang Rum Kepada Jemaat di Roma
Kepada orang Korintus 1 Kepada Jemaat di Korintus 1
Kepada orang Korintus 2 Kepada Jemaat di Korintus 2
Kepada orang Galatia Kepada Jemaat di Galatia
Kepada orang Efesus Kepada Jemaat di Efesus
Kepada orang Filipi Kepada Jemaat di Filipi
Kepada orang Kolose Kepada Jemaat di Kolose
Kepada orang Tesalonika 1 Kepada Jemaat di Tesalonika 1
Kepada orang Tesalonika 2 Kepada Jemaat di Tesalonika 2
Kepada orang Timotius 1 Kepada Jemaat di Timotius 1
Kepada orang Timotius 2 Kepada Jemaat di Timotius 2
Kepada Titus Kepada Titus
Kepada Pilemon Kepada Filemon
Kepada orang Ibrani Kepada orang Ibrani
Surat kiriman Jakub Surat Yakobus
Surat daripada Peterus 1 Surat Petrus 1
Surat daripada Peterus 2 Surat Petrus 2
Surat daripada Jahja 1 Surat Yohannes 1
Surat daripada Jahja 2 Surat Yohannes 2
Surat daripada Jahja 3 Surat Yohannes 3
Surat kiriman Jehuda Surat Yudas
Wahju kepada Jahja Wahyu kepada Yohannes
|
KATA PENGANTAR
Posted in KATA PENGANTAR on Oktober 12, 2010 by kulinsusuBismillahirrahmanirrahim,
Dihadapan kami terbentang sebuah buku yang berjudul
"AL-KITAB DAN AL-QURAN" yang dikarang oleh J. Jomier,
mungkin seorang orientalis berbangsa Perancis. Judul asli
dari buku tersebut ialah "BIBLE ET CORAN" disadur oleh
Lembaga Biblika SS. D. Cicurug, diterbitkan oleh Penerbit
Yayasan Kanisius Yogyakarta.
Buku tersebut sangat menarik hati kami, pertama karena
isinya adalah pembahasan mengenai Al-Quran ditinyau dari
kacamata seorang Katolik, dan disana-sini kami dapati
pembandingan antara ayat-ayat Al-Quranul-karim dengan
ayat-ayat Al-Kitab atau Bible; kedua karena penyadur
menjebutkan, bahwa buku tersebut dimaksudkan sebagai suatu
usaha untuk mengadakan "dialog" antara umat Islam dan umat
Katolik, dengan jujur dan tulus ikhlas.
Ajakan yang indah itu tentu saya harus disambut dan dijawab,
harus ditanggapi dengan lebih jujur dan lebih terbuka, oleh
umat Islam. Hal itu sesuai dengan perintah dalam Al-Quran
sendiri "wa jadilbum billati hija ahsan," dan berdialoglah
kepada mereka itu dengan cara yang lebih baik. Tak ada
dialog kalau hanya dari satu fihak saya, bukan?
Itulah maksud kami menulis buku kecil ini, yang tak lain
ialah untuk menyambut ajakan yang simpatik dari saudara
sebangsa kita umat Katolik, ialah dengan menyajikan
"perbandingan antara ayat-ayat Al-Quran dengan ayat-ayat
Al-Kitab," baik mengenai hal yang bersesuaian maupun
mengenai hal-hal yang berbeda.
Pada buku saduran J. Jomier tersebut terdapat sebuah Bab
khusus yang berbunji: AL-QURAN SESUNGGUHNYA MEMUJI AL-KITAB
TAPI AL-KITAB TIDAK DIBACA KAUM MUSLIMIN. Bab tersebut
seolah-olah menyayangkan, mengapa umat Islam tidak suka
membuka serta membaca lembaran-lembaran Kitab Suci mereka,
dan hanya membaca Kitab Sucinya sendiri saya. Peringatan ini
sungsuh memberikan kesadaran kepada penulis adanya kebutuhan
untuk mengenal isi Al-Kitab, supaja dengan demikian dapat
mengenal lebih baik terhadap ajaran agama Nasrani. Al-Kitab
bagaimanapun juga merupakan sumber dan pangkal tolak dari
ajaran-ajaran dan dogma-dogma agama Nasrani, baik Katolik,
Protestan, maupun bidat-bidat atau sekte-sekte yang kabarnya
tidak kurang dari 200 jumlahnya itu.
Setelah berbulan-bulan penulis menelaah Al-Kitab, dan
membandingkan dengan nash-nash yang terdapat dalam Al-Quran,
maka kami dapati tiga hal yang penting, yaitu:
I. Adanya ayat-ayat yang saling bersesusaian antara
Al-Kitab dengan Al-Quran.
II. Adanya ayat-ayat yang saling berbeda antara Al-Kitab
dengan Al-Quran.
III. Adanya ayat-ayat yang saling berbeda antara Al-Kitab
dengan Al-Kitab.
Sebagaimana kami sebutkan dimuka, kami ingin menyambut
ajakan berdialog itu dengan lebih jujur dan lebih terbuka.
Maka metode penyajian yang kami pilih ialah langsung
menyajikan kutipan-kutipan dari ayat-ayat kedua Kitab Suci
tersebut, kami jajarkan begitu rupa, dengan sedapat mungkin
menghindari pemberian komentar yang panyang lebar. Yakni
dengan maksud agar memberikan kesempatan seluas-luasnya
kepada para pembaca untuk mengambil kesimpulannya. Apabila
penulis memandang perlu untuk memberikan penjelasan, penulis
hanya memberikan "catatan-catatan" secara singkat.
Penulis menujukan tulisan ini sebenarnya kepada saudara
seagama sendiri, yakni umat Islam. Namun demikian mungkin
pula buku ini sampai dan terbaca oleh saudara Nasrani.
Andaikata terjadi demikian, maka kami ingin menyampaikan
kalimat-kalimat yang sama dengan kalimat penyadur buku J.
Jomier, sbb:
"Seandainya kitab ini sampai terbaca oleh saudara yang
beragama Nasrani dan jika disana-sini hatinya mungkin
sedikit tersinggung diluar maksud si penulis, maka kami
minta maaf, karena kekhilafan yang tidak sengaja itu.
Baiklah saudara ingat, bahwa buku ini ditulis oleh orang
Islam, yang ingin memperkenalkan agama Nasrani kepada orang
seagamanya, supaya mereka lebih-lebih menghargai Nasrani
sebagaimana layaknya."
Kata-kata yang sama itu perlu kami sampaikan, karena memang
ternyata dalam buku J. Jomier "AL-KITAB DAN AL-QURAN"
tersebut banyak kalimat, yang sengaja atau tidak sengaja
menyinggung dan melukai hati kami umat Islam.
Misalnya kalimat, yang berbunyi:
* setelah berjuang sepuluh tahun lamanya dengan pedang
ditangan dan firman dimulut, maka ... (halaman 7).[1]
* pengutusan Muhammad sebagai pengutusan yang tertuju
pertama-pertama kepada orang Arab. (halaman 11). [2]
* Tetapi kebaikan itu masih diselimuti sesuatu yang kabur
dan tak keruan. (halaman 13).[3]
* Dan sebagainya masih banyak lagi.
Baiklah, biarlah kami masih berbaik sangka. Katakan saya
kalimat-kalimat tersebut adalah kekhilafan. Kami terima baik
ucapan penyadur yang berbunyi:
"Tentu sukar sekali bagi orang luar untuk mengenali salah
satu agama yang bukan agamanya sendiri." Tetapi izinkanlah
juga kami untuk mengetengahkan hasil studi kami yang secara
obyektif membandingkan Al-Kitab dengan Al-Qur'an.
Terus-terang saya, ketika penulis hendak memulai menulis
buku ini, yang meragukan hati penulis bukan adanya reaksi
dari golongan Nasrani, yang mereka memang sudah sengaja
mengajak berdialog. Tetapi justru yang membimbangkan hati
kami adalah adanya reaksi dari kalangan umat Islam sendiri,
karena mungkin tidak bersenang hati dan tidak rela melihat
Kitab Sucinya Al-Quran disejajarkan dengan Al-Kitab atau
Bible. Memang secara riil historis Al-Kitab tidak sejajar
dengan Al-Quran, tetapi paling tinggi dapat disejajarkan
dengan Al-Hadits. Sebab Al-Kitab atau Bible yang ada
ditangan kita sekarang ini adalah bukan Injil yang asli dari
Isa Al-Masih, tetapi adalah hasil dari tulisan-tulisan dan
surat-surat dari sahabat-sahabat/pengikut-pengikut Nabi Isa
a.s, bahkan diantara penulis-penulisnya ada yang sama sekali
tidak pernah berjumpa dengan beliau, bahkan bekas yang
memusuhinya. Sedang Al-Quran, diwahyukan langsung oleh Tuhan
melalui Jibril, adalah lebih tepat apabila disejajarkan
dengan diri Yesus sendiri, yakni Kalam yang sudah menjadi
daging.
Kelebihan Al-Quran adalah jelas. Apabila seseorang
memerlukan, orang dengan segera dapat memeriksa dan
mencocokkan kepada nash aslinya. Sedangkan Al-Kitab tidak.
Nash aslinya sudah hilang entah kemana. Bahkan Kitab Suci
umat Katolik disana-sini berbeda dengan milik umat
Protestan, begitu juga dengan milik kaum Watch Tower, dan
sebagainya.
Untuk kelancangan kami ini, kami mohon kepada umat Islam
saudara seagama kami, agar suka memaafkannya, dan suka
memahami apa yang menjadi tujuan kami.
Kutipan ayat-ayat dari Al-Kitab kami ambil dari buku
"AL-KITAB," penerbitan Lembaga Al-Kitab Indonesia, Jakarta
1965; yang memuat baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian
Baru. Sedangkan terjemah dari kutipan ayat-ayat Al-Quran
kami mengacu kepada buku-buku: "TAFSIR QURAN" oleh Mahmud
Yunus, dan "AL-QURAN DAN TERJEMAHANNYA" oleh Departemen
Agama Republik Indonesia.
Sebagai pengantar kiranya dapat kami cukupkan sekian saya.
Tegur-sapa kami terima dengan segala senang hati, dengan
diiringi ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah
membantu kami dalam menyusun buku kecil ini, terutama kepada
guru kami K.H Bakir Saleh, Kauman Yogyakarta. Mudah-mudahan
amal kita semuanya diterima dan diridhai oleh Tuhan s.w.t.
Amien.
Yogyakarta, 1 Juli 1968.
Catatan kaki:
[1] Apakah tidak terbaca oleh J. Jomier kalimat dalam
Al-Quran yang berbunyi "la ikraha fiddin." tidak ada
paksaan dalam agama; dan bahwa umat Islam berperang
hanya apabila diserang atau diperlakukan secara zalim
oleh fihak lain?
[2] Apakah J. Jomier sengaja tidak tahu bahwa sahabat Bilal
adalah bukan orang Arab tetapi orang Negro, dan bahwa
sahabat Salman Al-Farid adalah orang Persia?
[3] Dengan dalih apakah J. Jomier mengatakan bahwa ajaran
kebaikan Nabi Muhammad s.a.w. itu adalah kabur dan tak
keruan?
MEMBUKA LEMBARAN-LEMBARAN KITAB SUCI AL-KITAB DAN AL-QUR’AN
Posted in Injil LAI '63 vs '94 on Oktober 12, 2010 by kulinsusuMEMBUKA LEMBARAN-LEMBARAN KITAB SUCI AL-KITAB DAN AL-QUR'AN Drs. Tohari Musnamar Seksi Publikasi P.P. I.S.M. Jln. Gunungketur No. 64 Yogyakarta P.P. Ikatan Sarjana Muhammadiyah, Yogyakarta, 1968 MOTTO KALAU anda ingin mencari kebenaran sesuatu agama, baca dan pelajarilah Kitab Sucinya sebagai sumber ajaran-ajaran agama tersebut, dengan hati bersih, fikir objektif dan jiwa memohon petunjuk Tuhan. Truth can never be opposed to Truth. Canon Buckland Betulkah semua agama itu sama saja? Tidak! Yang baik banyak, tetapi yang benar hanya satu. BUKU INI kutujukan kepada generasi muda Muslim Indonesia DAN kepada anak-anakku tersayang.
UTUSAN TERAKHIR
Posted in KOLEKSI on Oktober 12, 2010 by kulinsusuUTUSAN TERAKHIR
“… dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad). (QS. Ash-Shaff:6).
Berbagai Segi Suksesi
Suksesi mempunyai banyak bentuk seperti hak asasi dari anak pertama dalam hukum Yahudi. Atau pengangkatan putra atau putri tertua ke tahta kerajaan atau dengan pemilihan, untuk memilih calon dengan pengumpulan suara terbanyak. Atau secara keagamaan, sebuah penunjukkan dengan ketetapan dari utusan yang dipilih Tuhan. Seperti pemanggilan Ibrahim, Musa, Yesus atau Muhammad Sallallahu Alaihi wa Sallam (semoga kesejahteraan dan keberkahan diberikan Allah atas mereka). Yang “ditunjuk” dalam pengabdian terhadap jabatan mereka.
Berbagai segi penggantian Yesus oleh Muhammad.
- Secara kronologis, dalam sejarah sebagai urutan kejadian dalam satu waktu
- Dipilih oleh Tuhan
- Sebagai pemenuhan ramalan pendahulunya, dan yang terakhir tetapi bukan yang paling tidak berarti adalah…
- Dengan membawa petunjuk Tuhan untuk penyempurnaan. “Karena Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran” kata Yesus Kristus.
Menurut Sejarah
Nabi Musa mendahului Yesus Kristus kira-kira 1300 tahun dan Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam menggantikan kekosongan setelah Yesus kira-kira 6 abad kemudian.
Tanggal 12 Rabi’ul ‘Awwal tahun Gajah, atau 29 Agustus 570 Masehi, Muhammad yang patut dipuji, lahir di kota suci Makkah, Arab, di daerah penyembah berhala. Masyarakatnya, yaitu orang-orang Quraisy mengingat tahun kelahirannya sebagai “Tahun Gajah”, karena 2 bulan sebelum kelahiran beliau, Abraha Al-Ashram, Raja muda Abesinia, dari Yaman, memimpin pasukannya dengan mengendarai seekor gajah Afrika yang besar, menyerang tempat perlindungan suci tersebut. Kilasan ketakutan tak pernah terhapus dari ingatan mereka dan masih terdapat goncangan akibat serbuan tersebut. Kerusakan yang mengerikan oleh Abraha dan tentaranya dicatat dalam Surat Al-Fiil atau Gajah:
“Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Rabb-mu telah bertindak terhadap tentara bergajah? Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia? Dan, Dia mengirim mereka burung yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar, lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat). (QS. Al-Fiil: 1-5)
Standar Allah
Allah Yang Maha Kuasa memilih sendiri utusan-Nya. Dia menggunakan standar-Nya meskipun kita mungkin tidak selalu mengerti hikmahnya. Paulus menyerukan keganjilan ini:
“Orang-orang Yahudi menghendaki tanda, dan orang-orang Yunani mencari hikmat.” (Injil Korintus 1:22).
Tetapi orang sebijaksana Paulus, menemukan bahwa kebijaksanaannya adalah penghalang bagi orang-orang Yahudi dan kebodohan bagi orang-orang Yunani. Allah memilih Musa Alaihis-salam, seorang yang gagap dan buronan pengadilan. Kitab Suci Injil menyebutnya sebagai seorang yang tidak petah lidahnya (Keluaran 6: 11).
Menyadari kekurangannya ketika bertugas menghadapi Fir’aun, raja dzalim terbesar pada abad itu, Musa Alaihis-salam memohon kepada Allah Yang Penyayang:
“Berkata Musa, ‘Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku; (yaitu) Harun, saudaraku, teguhkanlah dengan dia kekuatanku, dan jadikanlah dia sekutu dalam urusanku, supaya kami banyak bertasbih kepada Engkau, dan banyak mengingat Engkau. Sesungguhnya Engkau adalah Maha Melihat (keadaan) kami. Allah berfirman, ‘Sesungguhnya telah diperkenankan permintaanmu, hai Musa’.” (QS. Thahaa: 25-36).
Mengapa “Menurut Anggapan”?
Kemudian datang Yesus yang telah dipilih oleh Tuhan. Berdasarkan ajaran Kristen, dia adalah seorang tukang kayu dan anak seorang tukang kayu, dengan sebuah keraguan silsilah sebagaimana tercatat dalam Injil:
“Dan, Yesus berumur kira-kira 30 tahun dan (menurut anggapan orang) ia adalah anak Yusuf … ” (Injil – Lukas 3:23).
Yesus saat ini dikenal oleh satu milyar umat Islam lahir secara ajaib –tanpa campur tangan seorang pria. Pengikut–pengikut Kristus membuat 2 silsilah terpisah untuk seorang manusia yang tidak mempunyai silsilah. Di antara Kitab Matius dan Lukas mereka memberi utusan Tuhan yang hebat ini 66 ayah dan kakek. Dan dari kedua daftar yang terpisah ini hanya satu nama yang sama yaitu Yoseph si tukang kayu, yang tak cocok di manapun karena seperti yang tercatat dalam Lukas di atas, dia hanya ayah Yesus menurut anggapan orang.
Bahkan Para Uskup Ragu
Dalam sebuah “Survey para uskup Anglican yang mengejutkan” pada bulan Juni 1984 mengungkapkan bahwa 31 dari 39 uskup berfikir bahwa. “Keajaiban Kristus, kelahiran perawan dan kebangkitan, mungkin tidaklah terjadi persis seperti yang dilukiskan di dalam Injil”.
Berbeda dengan para uskup gereja Inggris (“Anglican”), gereja Scotlandia dengan sangat hormat menghilangkan setiap referensi untuk “kelahiran perawan” dari penerbitan terbaru Sebuah Pernyataan tentang Keyakinan (A Statement of Faith). Topik tentang keajaiban Yesus semakin memanas di kalangan Kristen Barat untuk menanganinya seperti Anda lihat di sini:
The Daily News
Durban, Selasa, 22 Mei 1990
Kelahiran Perawan Dihilangkan oleh Gereja Scotlandia
LONDON: Surat referensi langsung untuk kelahiran perawan telah dihilangkan dari penerbitan baru gereja Scotlandia, Sebuah Pernyataan tentang Keyakinan, untuk “menghindari perpecahan yang mungkin terjadi di antara anggota gereja”.
Pendeta David Beckett, sekretaris partai pekerja khusus yang menerbitkan pengumuman tersebut, berkata bahwa penghilangan tersebut akan memindahkan gereja Scotlandia dari teologi Katholik Anglican yang tradisional menjadi golongan gereja Inggris yang lebih liberal, yang diperjuangkan oleh uskup Durham, David J. Jenkins.
Dokumen baru tersebut didebat oleh Sidang Umum Tahunan Gereja Scotlandia di Edinburg: Dirancang untuk menyampaikan pengakuan Westminster, ditulis tahun 1640, dalam bahasa yang lebih baru, panel gereja dalam doktrinnya juga mengambil kesempatan untuk menyesuaikan teks pada kelahiran perawan.
Tuan Beckett berkata, “Kami ingin datang dengan sebuah pernyataan yang menyatukan dari pada memecah belah. Seseorang yang akan disambut oleh seluruh gereja, tidak hanya yang menerima kelahiran perawan sebagai fakta sejarah, tetapi juga oleh orang-orang yang menganggapnya lebih sebagai teologi bergambar.
Klaim para pemimpin gereja bahwa pengakuan Westminster belum diganti, hanya merupakan ringkasan dan pembaharuan.
–Dinas Urusan Luar Negeri–
Tuhan Memilih Yesus
Meskipun secara spirituil Yesus Kristus sangat kaya akan kebijaksanaan, cahaya dan kebenaran; hatinya senang berfilsafat tentang peminta-minta di dunia, ketika dia berkata,
“Datanglah seorang perempuan kepadanya (Yesus) membawa sebuah buli-buli pualam yang berisi minyak wangi yang mahal. Minyak itu dicurahkannya ke atas kepala Yesus …”
Melihat itu murid murid gusar dan berkata: “Untuk apa pemborosan ini?
Sebab minyak itu dapat dijual dengan mahal dan uangnya dapat diberikan kepada orang-orang miskin.
… Yesus berkata kepada mereka … Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, tetapi Aku tidak akan selalu bersama sama kamu.” (Injil – Matius 26:7-11)
Tetapi ketika kemiskinan tampak di wajahnya, ketika kemelaratan, kekurangan dan kebutuhan menimpanya, ia menangis kesedihan:
“Dan, Yesus berkata kepadanya, ‘Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi anak manusia (mengacu kepada dirinya sendiri) tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepalanya’.” (Injil – Matius 8:20 juga diulang pada Lukas 9:58).
Dan Tuhan memilihnya (Yesus): unik dan tak dapat dimengerti, adalah cara Tuhan!
Mustafa Orang Pilihan
“Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rosul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka, dan mengajarkan kepada mereka kitab dan hikmah (as-Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata.” (QS. Al–Jumu’ah: 2).
Mengagumkan sebagaimana yang terlihat. Saya tidak kagum lagi! Inilah cara-Nya, Dia memilih seorang ummi, nabi yang buta huruf untuk sebuah bangsa yang ummi, buta huruf.
“Masyarakat penggembala yang miskin, mengembara tidak dikenal di padang pasir sejak penciptaan dunia. Seorang Nabi pahlawan telah diutus untuk mereka dengan sebuah kata yang dapat mereka percaya: Perhatikan, tidak dikenal menjadi terkemuka di dunia, yang kecil telah tumbuh menjadi dunia besar. Dalam satu abad kemudian Granada (Spanyol) telah berada di tangan bangsa Arab dan Delhi (India) di tangannya yang lain. Memantulkan keberanian, kemegahan dan cahaya kecerdasan, Arab menyinari sebagian besar dunia dalam waktu yang lama. Keyakinan adalah hebat, memberikan kehidupan. Sejarah sebuah bangsa menjadi bermanfaat, meninggikan jiwa, hebat, secepat keyakinannya. Bangsa Arab ini, Muhammad, dan satu abad tersebut, tidak lah seperti jika bunga api jatuh, sebuah percikan, pada dunia yang terlihat hitam, padang pasir yang tak terkenal; tetapi pasir ternyata mesiu yang meledakkan, nyala api surga dari Delhi sampai Granada! Saya katakan, manusia yang besar selalu seperti cahaya surga. Manusia yang lain menunggunya seperti bahan bakar, dan kemudian mereka semua akan berkobar juga.”
Demikian penutup pidato Thomas Carlyle, salah seorang pemikir terbesar abad lalu. Saat itu hari Jum’at, 8 Mei 1840. Temanya: “Pahlawan sebagai Nabi”. Pendengarnya: adalah umat Kristen Anglican – Inggris.
Umat Pilihan
Tuhan memilih utusan-Nya, Tuhan memilih umat-Nya. Di dalam kerajaan spiritual tidak ada bangsa menyerupai bangsa Yahudi dan Musa dibuat meratap menghadapi kaumnya:
“Bahkan kamu menentang Tuhan, sejak aku mengenal kamu.” (Injil – Ulangan 9:24).
Pada surat wasiat terakhir Musa Alaihis-salam bangsa Israel membuat frustrasi utusan yang lemah lembut yang terpaksa mencerca dalam menghadapi sikap yang sombong dan keras kepala kepada petunjuk Tuhan.
“Karena aku mengetahui pembangkanganmu, dan kekakuan tengkukmu Lihatlah, selagi aku hidup bersama-sama dengan kamu, kamu sudah menjadi pembangkang terhadap Tuhan, terlebih lagi nanti sesudah aku mati.” (Injil – Ulangan 31: 27).
Aduh, benar sekali! Saya tidak akan berfilsafat pada pilihan Tuhan. Tetapi pada bab berikut api kemarahan Tuhan menyala dari sebesar lilin sampai lautan api dan dia mengutuk orang-orang Yahudi.
“Mereka membangkitkan cemburuku dengan yang bukan Allah, mereka membuatku marah dengan berhala mereka. Sebab itu Aku akan membangkitkan cemburu mereka dengan yang bukan umat, dan akan membuat mereka marah dengan bangsa yang bodoh. (Injil – Ulangan 32:21).
Pengganti Orang-orang Yahudi
Setiap orang yang mempunyai sedikit pengetahuan tentang Injil akan dapat menebak siapa yang di mata orang-orang Yahudi rasis dan sombong ini “bukan sebuah umat” –sesuatu yang tidak berarti dan “bangsa yang bodoh” jika bukan sepupu mereka keturunan Ismail– bangsa Arab yang dalam kata-kata Thomas Carlyle telah “mengembara tidak dikenal di padang pasir sejak penciptaan dunia!?”
BANGSA ARAB: Alexander Agung telah mengabaikan mereka; bangsa Persia mengabaikannya; Bangsa Mesir mengabaikannya; bangsa Romawi mengabaikannya. Adalah tanggung jawab mutlak setiap bangsa untuk menaklukkan dan menjajah mereka. Tetapi sang Pencipta tidak mengabaikan mereka. Dia mengangkat mereka dari kegelapan yang dalam dan mengubah mereka menjadi obor cahaya dan pengetahuan dunia. “Aku akan membangkitkan rasa cemburu orang-orang Yahudi.” Kecemburuan ini adalah penyakit yang tertanam. Ingat, Sarah dan Hajar, 2 istri Abraham (Ibrahim) Alaihis-salam –sahabat Tuhan. Kecemburuan Sarah diwariskan ke anak-anaknya dan pada bangsa serta pada suku bangsa yang belum lahir.
Belum lama ini saya membaca sebuah buku penemuan obat yang ditulis oleh seorang paramedis Yahudi. Sayangnya saya tidak dapat mengingat nama penulisnya dan gagal mendapatkan kembali buku tersebut. Bagaimanapun, kata-kata pembayaran upeti yang ditulis oleh penulis Yahudi ini kepada saudara semitnya (Arab) telah membuat kesan yang tak dapat dihilangkan dalam ingatan saya. Dan saya mengutip dari ingatan saya:
“Pengendara Goatherd (kambing?) dan unta duduk pada singgasana kaisar “
Penuh kedengkian, kesengitan, kekasaran, tetapi bagaimanapun juga benar! Ini yang telah dilakukan Tuhan dan selalu dilakukan. Dia menghormati siapa yang diinginkan-Nya. Inilah apa yang dilakukan untuk menunjukkan kekuatan tangan-Nya (Kekuasaan).
“Dan jika kamu berpaling (dari keimanan) niscaya Allah akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu (ini).” (QS. Muhammad: 38)
“Hal ini benar-benar satu dari keajaiban sejarah terbesar bahwa dari Arab yang terbelakang telah meledak suatu kelompok manusia, sahabat nabi, yang dalam beberapa abad dapat menciptakan peradaban yang bagus sekali, meluas dari tumpukan kayu bakar sampai tembok Cina.” (Abdul Wadod Shalabi dalam “Islam Religion of Life.)
Peringatan Terakhir
Yang terdahulu adalah benar-benar pemenuhan Yesus Kristus, nabi terakhir dari nabi-nabi besar Yahudi, menimbulkan perkiraan atas penempatan ras Yahudi yang salah dalam bimbingan spiritual manusia. Dalam firman Tuhan sendiri:
“Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa kerajaan Allah? akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah kerajaan itu.” (Injil – Matius 21: 23).
ID CARD IBLIS (biodata iblis)
Posted in KOLEKSI on Oktober 12, 2010 by kulinsusuID CARD IBLIS (biodata iblis)
Nama : Iblis
Gelar : Laknatullah ‘Alaihi (semoga Allah melaknatnya)
Lahir : Sebelum diciptakan manusia
Tempat tinggal : Toilet dan rumah yang tidak disebut nama Allah ketika memasukinya
Singgasana : Di atas air
Rumah masa depan : Neraka Jahanam, seburuk-buruk tempat tinggal
Agama : Kafir
Jabatan : Pimpinan Umum orang-orang yang dimurkai Allah dan sesat
Masa Jabatan : Hingga hari Kiamat
Karyawan : Setan jin dan setan manusia
Partner dalam bekerja : Orang yang diam dari kebenaran
Agen : Dukun dan paranormal
Musuh : kaum muslimin
Kekasih di dunia : Wanita yang hobi telanjang dan pamer aurat
Keluarga : Para thaghut
Cita-cita : Ingin membuat semua manusia kafir
Motto : Kemunafikan adalah akhlak yang paling utama
Hobi : Menyesatkan manusia dan menjerumuskan ke dalam dosa
Lukisan kesayangan : Tato
Mata pencaharian : Mencari harta yang haram
Makanan favorit : Bangkai manusia (ghibah)
Tempat favorit : Tempat-tempat najis dan tempat maksiat
Tempat yang dibenci : Majlis ilmu dan temat-tempat ketaatan
Alat komunikasi : ghibah (menggunjing), namimah (adu domba) , dan dusta
Jurus Andalan :
1. Memoles kebathilan
2. Menamakan Maksiat dengan nama yang indah
3. Menamakan Ketaatan dengan nama yang tidak disukai
4. Masuk melalui pintu yang disukai manusia
5. Menyesatkan manusia secara bertahap
6. Menghalang-halangi manusia dari kebenaran
7. Berlagak sebagai penasihat
Kelemahan :
1. Tidak berkutik di hadapan orang yang ikhlas
2. kewalahan menghadapi orang yang berilmu
3. Lari dari suara adzan
4. Lari dari rumah yang dibacakan al-Baqarah
5. Menyingkir dari orang yang berdzikir kepada Allah
6. Menangis ketika melihat orang bersujud kepada Allah
Diringkas dan diadaptasi dari kitab “Wiqayatul Insan minal Jin wasy Syayaathin”, karya Wahid Abdus Salam Bali, Oleh : Abu Umar Abdillah
44. DAUD JUGA DIPERANAKKAN TUHAN, “ANAK SULUNG” TUHAN?
Posted in Beda Injil-Quran on Oktober 12, 2010 by kulinsusu44. DAUD JUGA DIPERANAKKAN TUHAN, "ANAK SULUNG" TUHAN?
AL-KITAB: AL-QUR'AN:
BEGITU KATA SEMUIL DAN MAHA SUCI TUHAN DARI
MAZMUR. MEMPUNYAI ANAK.
5Pergilah engkau, katakanlah Katakanlah (Muhammad):
kepada hambaku Daud; "Segala puji bagi Allah yang
Demikianlah firman Tuhan: tidak mempunyai anak dan
Hendakkah engkau memperbuat tidak mempunyai sekutu dalam
sebuah rumah akan Daku, kerajaanNya, dan tidak
supaya Aku duduk didalamnya? membutuhkan penolong apabila
13Maka iapun akan dihinakan." Serta
membangunkan sebuah rumah agungkanlah Dia dengan
akan tempat namaku dan pengagungan yang
Akupun akan menetapkan sebesar-besarnya.
takhta kerajaannya sampai (Israa': 111)
selama-lamanya. 14Maka Aku
menjadi baginya akan bapa Katakanlah (Muhammad):
dan iapun menjadi bagiku "Andaikata Allah itu
akan anak, maka apabila ia beranak, niscaya sayalah
bersalah, Aku menyiksakan (Muhammad) yang mula-mula
dia kelak dengan cemeti menyembah anakNya itu."
manusia dan dengan bala (Tetapi nyatanya tidak!)
anak-anak Adam. (2 Semuil 7: Maha Suci Tuhan langit dan
5, 13-14) bumi, Tuhannya 'arasy, dari
sifat-sifat yang mereka
21Maka Aku telah mendapat terangkan itu. Biarkanlah
Daud, hambaku, dan Aku telah mereka itu masuk (pada
menyirami dia dengan keyakinan) yang bukan-bukan
minyakku yang suci. 22Maka dan main-main, sehingga
tanganku akan menyokong dia sampai saatnya mereka
selalu, dan lenganku akan menjumpai hari (kiamat) yang
menguatkan Dia. 27Ia pun dijanjikan.
akan memanggil akan Daku: (Az-Zukhruf: 81-83)
Engkau juga Bapaku! Allahku
dan gunung batu selamatku!
28Maka Akupun akan
menjadikan dia anak sulung,
yang maha tinggi diatas
segala raja-raja di bumi.
(Mazmur 89: 21-22, 27-28)
Catatan: Jika Nabi Daud as. juga dikatakan "Anak Allah"
(juga yang sulung), maka Allah sudah dua orang anaknya. Maha
Suci Allah dari sifat tersebut!
45. DAUD JUGA DIANGKAT DARI ALAM BARZAH, ADA PADA KANAN TUHAN (SEPERTI YESUS?)
Posted in Beda Injil-Quran on Oktober 12, 2010 by kulinsusu 45. DAUD JUGA DIANGKAT DARI ALAM BARZAH,
ADA PADA KANAN TUHAN (SEPERTI YESUS?).
AL-KITAB: AL-QUR'AN:
ADALAH IA PADA KANANKU. DAUD DIJADIKAN ALLAH
KHALIFAH DI BUMI.
1Surat peringatan Daud.
Peliharakanlah aku, ya Hai Daud, Kami menjadikan
Allah! karena aku harap akan engkau jadi khalifah di muka
Dikau. 8Maka pada sedekala bumi, maka dari itu
aku melihat Tuhan hendaklah engkau menghukumi
dihadapanku, sebab adalah Ia antara manusia dengan
pada kananku, maka tiada aku kebenaran dan jangan kau
akan tergelincuh. 10Karena turuti hawa nafsu, karena ia
tiada Engkau akan akan menyesatkan engkau dari
meninggalkan jiwaku dalam jalan Allah. Orang-orang
alam barzah dan tiada Engkau yang tersesat dari jalan
membiarkan kesucianmu itu Allah akan mendapat siksa
menjadi busuk. 11Maka Engkau yang keras, karena mereka
memberi tahu aku jalan yang lupa akan hari hisab
menuju kehidupan; (kiamat). Adakah Kami
kekenyangan dengan sukacita jadikan orang-orang yang
adalah dihadapan hadiratmu beriman dan beramal saleh
dan kesedapan pada kananmu sama seperti orang yang
sampai selama-lamanya. [*] berbuat bencana di bumi?
(Mazmur 16: 1, 8, 10-11) Adakah Kami jadikan
orang-orang yang taqwa sama
[*] Jika diperhatikan, pada seperti orang-orang yang
ayat-ayat diatas terdapat fasik (jahat)? Tentu tidak!
pertentangan. Semula "Ia (Shad: 26.-28)
pada kananku," jadi Daud
disisi kiri. Tetapi kemudian
"pada kananmu," jadi Daud
disisi kanan. Mana yang
betul?
[*] Menurut Islam, Daud a.s. adalah seorang Rasul, yang
mempunyai sifat shidiq, amanah, tabligh, dan fathonah. Tak
mungkin beliau berlaku sombong dan takabur sebagaimana yang
didakwakan itu. Kecuali, kalau kata-kata "melihat Tuhan,"
"pada kananmu" dsb, hanya bersifat majazi belaka.
46. ANAK LAKI-LAKI ALLAH BERSETUBUH DENGAN ANAK-ANAK PEREMPUAN MANUSIA?
Posted in Beda Injil-Quran on Oktober 12, 2010 by kulinsusu46. ANAK LAKI-LAKI ALLAH BERSETUBUH DENGAN
ANAK-ANAK PEREMPUAN MANUSIA?
AL-KITAB: AL-QUR'AN:
BEGITULAH YANG TERMAKTUB UCAPAN ITU BESAR SEKALI
DALAM KITAB KEJADIAN KEDURHAKAANNYA
1Maka tatkala banyak manusia Patutkah Tuhanmu menentukan
itu makin bertambah-tambah anak laki-laki untukmu, dan
di atas bumi dan telah Dia sendiri mengangkat
diperanakkannya beberapa malaikat menjadi anak
anak perempuan, 2maka perempuan? (Tentu saja
dipandanglah oleh anak tidak). Sungguh kamu
laki-laki Allah akan anak mengucapkan perkataan yang
perempuan manusia sebab elok besar sekali
rupanya, lalu diambilnyalah (kedurhakaannya).
bagi dirinya akan bini Sesungguhnya telah kami
barangsiapa yang disukainya. terangkan semuanya didalam
4Maka pada zaman itu adalah Al-Quran ini, supaya mereka
beberapa orang tinggi besar dapat pelajaran, tetapi yang
dalam dunia dan kemudian demikian itu tiada menambah
daripada itupun, setelah pelajaran bagi mereka,
anak-anak Allah bersetubuh bahkan bertambah lari dari
dengan anak-anak perempuan kebenaran. (Israa': 40-41)
manusia lalu beranak; maka
inilah orang gagah dan orang
yang termasyhur namanya pada
zaman dahulu kala.
(Kejadian 6: 1, 2, 4)
47. DATANGLAH SEGALA ANAK ALLAH AKAN MENGHADAP TUHAN?
Posted in Beda Injil-Quran on Oktober 12, 2010 by kulinsusu47. DATANGLAH SEGALA ANAK ALLAH AKAN MENGHADAP TUHAN? AL-KITAB: AL-QUR'AN: BEGITU TERMAKTUB DALAM KITAB PERKATAAN ITU HANYA DUSTA AYUB. SEMATA-MATA. Hatta, maka pada sekali Dan (Qur'an ini) untuk peristiwa, pada suatu hari memperingatkan anu datanglah segala anak kesalahan-kesalahan Allah akan menghadap Tuhan, orang-orang yang mengatakan dan syaitan pun datang bahwa "Allah itu mempunyai ditengah-tengah mereka itu. anak." Mereka itu tiada Maka firman Tuhan kepada berpengetahuan, begitupun syaitan itu: Engkau dari bapak-bapak mereka. Besar mana? Maka sahut syaitan sekali (dosa) kata-kata yang kepada Tuhan, sembahnya: keluar dari mulut mereka. Daripada berjalan keliling Sesung guhnya perkataan dan beridar-idar di atas mereka itu hanyalah dusta bumi. (Ayub 1: 6-7) semata-mata. (Al-Kahfi: 4-5) Maka pada sekali peristiwa, Allah tidak beranak dan yaitu pada suatu hari segala tidak diperanakkan. anak Allah datang menghadap Dan tidak ada yang kehadirat Tuhan, maka menyamaiNya satupun juga. syaitan pun datang diantara (Al-Ikhlas: 3-4) mereka itu hendak menghadap Tuhan. Maka firman Tuhan kepada syaitan itu: Dari mana engkau? Maka sahut syaitan kepada Tuhan, sembahnya: Daripada jalan keliling dan beridar-idar di atas bumi. (Ayub 2: 1-2)